Jumat, 11 Desember 2015

Berterima Kasihlah Kepada Luka


"Berterima kasihlah kepada luka"

Sea View, Manado | Photo by: Firza Rhamadan



Tenggelamlah bersama senja dan gelap malam. 
Biar tak dapat kubedakan antara luka dan keindahan. 
Terus begitu hingga nanti aku terpejam.
Demi menyelamatkan dari orang yang salah, maka TUHAN mematahkan hatiku.

Setidaknya aku berterima kasih pada luka yang menyatukan.
Tiap kita menjadi sekumpulan manusia tangguh,
menanggung rindu dengan keadaan hati rapuh.

Rindu... Tak begitu paham apa definisinya rindu. 
Intinya dekatnya bagaikan jantung yang berdetak, namun sejauh langit yang tak tergapai.
Bagaimana bisa hatiku terbuka kalau sebelumnya tidak retak?
Sampai pada saat ini terpisah pun aku tak ingin mencoba untuk berpaling. 

Alasan kita untuk menyerah itu tak ada, tak masuk akal...

Kita kuat, kita layak, kita tak cuma sekedar 'JADIAN'. 
Jangan samakan dengan yang lainnya. 
Jika aku tak cinta aku tak akan bertahan, jika aku tak serius, aku tak akan berusaha 
menguatkan diriku sendiri...........
jika aku main-main tak akan aku menangis karena merindu, 

tak ada kata berkurang untuk mencintaimu, 

tak ada kata lelah untuk mempertahankanmu, 
tak ada kata ragu untuk yakin denganmu, 
tak ada kata letih untuk menantimu, 
tak ada kata jeda untuk merindukanmu, 
tak ada kata terbatas untuk mencintaimu, 
tak ada kata sedikit untuk memikirkanmu, 
dan tak ada kata menyesal pernah menjalin hubungan denganmu.

Yang terbaik mungkin tidak datang dengan cepat....

Tapi ku tetap percaya, dia akan datang di waktu yang tepat...
Karena cinta tidak pernah mati !!! 
Dia cuma pindah, pindah pada yang lebih menghargai.




-AyuNilla-

Kamis, 10 Desember 2015

Taste the difference


"Ada yang berbeda dari segala harapan yang di yakini"

Source . icandopoppin.com

Sederas air hujan yang jatuh menyapu dedaunan di musim semi, 
Menjadikan sebuah harapan yang lama  terpendam hilang seketika.
Kini tak ada lagi nama yang dulu pernah menjadi juara di dalam keinginan yang kuat.
Digantikan dengan dinginnya sikap dari seorang wanita, yang membuat rasa penasaran yang menggebu2 menjadi sebuah perasaan tulus dan menempati tempat paling dalam di hati.

Segala rasa menjadi rindu yang paling menjadi-jadi 
Ketiadaanmu menjadi sepi, mengurai segala warasku hingga kegilaan menyelimuti.
Bersamamu hitungan waktu adalah hitungan terbaik.
Seakan tak bisa lepas, seperti rengekan seorang bayi meminta pelukan dari ibunya.

Entah apa yang salah dalam keadaan ini, membuatku menjadi semakin gila.
Menghancurkan prosedur logika yang ada, merobohkan benteng yang berlapis baja..
Menjelaskan bahwa kamu adalah hal terindah dari banyak hal yang di banggakan dari hidup ini.

Langit mementahkan gemuruh, ketiadaanmu membuatku semakin rapuh..
Sembari paru-paruku sesak menghirup udara akibat tiada lagi sisa kehadiranmu sementara

ingin memohon, agar keistimewaanmu mendekap erat di tiap hari-hariku.
Ingin Selalu, Menjadi satu2nya pria yang bisa mengerti denganmu.
Ingin Memberontak, Dikala ada hati lain yang akan mencintaimu, bukan karena tak ingin kamu merasakan cinta, hanya ingin mencoba menjadi satu-satunya jawara yang bisa mencintaimu. seperti seorang dengan keegoisan setinggi langit, 

karena......

Melihatmu, pemandangan terindah membuat hatiku semakin berdarah
Mendengarmu, alunan nada indah merdu membuat cuaca semakin merdu
Mengingatmu, goresan pisau tajam kepada hati yang membuat air mata deras menitik 
Mencintaimu, alasan dari rasa yang paling berbeda,

Berbahagialah memenuhi janji suci, berbahagialah seakan ini adalah terakhir kali kamu akan merasakan kebahagian yang kerap takkan berujung.

"Mencintaimu adalah ketidakjelasan yang paling indah"