Senin, 07 Desember 2015

Just say "Friend"

"Terkadang tangis tak selalu mengurai luka, ia juga mengisyaratkan kebahagian dalam derai air mata". *wiranagara

Seperti disaat itu, Saat pertama kali kumerasakan sakitnya ditinggalkan, kala luka yang selalu hadir di setiap saat dan keadaan yang menegaskan bahwa tak bisa melupakan senyum anyar dari seorang wanita.

Seakan tak peduli dengan apa yang ada di sekitar, wajah yang selalu terbayang disaat mata ini mulai akan melakukan aktivitas di pagi hari, selalu dipaksa untuk meminum air kenangan yang pahit, masalalu yang masih sangat hangat menyelimuti tubuh....

Ingin melawan arus rindu yang biasanya, mengalahkan keinginan untuk mencintaimu selamanya,Mendobrak pintu hati yang tertutup, dan ingin menawarkan cinta yang baru.

Teman Tercoret disaat kamu berada di dalam pikiran | Drawing Pen

Dan disaat itulah, Saat dimana ku menyerah dengan keadaan, saat ku berpikir bahwa tak ada obat untuk luka yang mendalam ini.

Salam sapa dengan seorang wanita yang dulunya pernah singgah menduduki tempat teristimewa di hati, dan seiring berjalannya waktu terciptalah sebuah perasaan yang membingungkan dan dengan bertanya2, "Perasaan apakah ini?" Apakah perasaan cinta yang tulus ataukah seperti layaknya perasaaan cinta manusia sekarang!! Perasaan cinta yang hanya singgah seketika dan pergi tanpa kita tau apakah akan kembali lagi..

Seketika ingatan2 perih terhadap luka yang dalam digantikan dengan ingatan dari senyum tawa dan canda dari seorang wanita ini yang kusebut teman.
Ingin rasanya melangkah jauh, berjalan seiringan ke masa depan dengan seorang teman tanpa melihat apa yang ada di masa lalu.

Ingin rasanya menawarkan cinta yang kupunya pada satu hati, di satu cinta yang mendiami. Setia pada pilihan, dan mulai menyusuri ruang yang penuh dengan rasa penasaran terbaik, sebab bahagia itu diciptakan bukan ditemukan.
Ingin rasanya menciptakan keadilan dan tanggung jawab secara penuh terhadap hubungan yang akan utuh selamanya.
Menjadi satu-satunya alasan cinta yang jatuh tanpa memaksa harapan lain yang harus runtuh.
Menjagamu tetap di pelukanku , hingga terlepas oleh kehendak Waktu


"Karena Kini adalah tentang KAMU bukan DIA"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar