Minggu, 14 November 2010

Mengenal Kamera

kamera adalah sebuah alat yang paling popular saat ini khususnya dalam kegiatan fotografi. Asal muasal kata kamera di dapat dari camera obsura, yang berarti ruang gelap. Di dalam dunia fotografi, kamera merupakan sebuah alat yang mempunyai fungsi merekam suatu bayangan kemudian ditaruh pada lembaran film.
Jika kamera televisi, system lensa akan membentuk gambar yang ada di dalam sebuah lempengan yang sensitive pada sebuah cahaya. Lempengan ini kemudian akan mengeluarkan electron ke lempengan tipis yang dijadikan sasaran jika terkena sebuah cahaya. Kamera terdiri dari :
Badan Kamera
Ruangan yang kedap cahaya namun merupakan satu satunya tempat yang merupakan jalan masuk sebuah cahaya. Setelah menempati badan kamera, cahaya akan difokuskan oleh lensa agar dapat membakar film. Di dalam badan kamera biasanya terdapat tombol pengatur, yaitu :
  • Aperture (pengaturan diafragma)
  • Shutter Speed
  • Blitz
  • Tripod
  • Lightmeter
  • Pengaturan ISO / ASA Film
Sistem Lensa
Di dalam kamera, system lensa biasanya di taruh di depan kotak. System ini terdiri dari sebuah lensa tunggal yang terbuat dari plastic atau kaca. Proses menghalangi cahaya ini di simbolkan dengan huruf F, semakin besar maka semakin kecil tingkat penghalangnya.
Macam-macam kamera di lihat dari jenis lensanya adalah
Lensa sudut besar
Kamera jenis ini mempunyai jarak focus yang paling kecil. Lensa yang menggunakan film 35 milimeter disebut lensa sudut besar, sedangkan 135 milimeter di sebut dengan lensa telefoto
Lensa Sudut Kecil
Kamera jenis ini mempunyai jarak focus yang paling besar diantara ketiga jenis kamera ini.
Lensa Variabel
Kamera jenis ini memiliki jarak Fokusnya dapat di ubah-ubah, disesuaikan dengan kebutuhan. Lensa akan memfokuskan cahaya. Di dalam sini, lensa akan dikelompokkan sesuai dengan focal length, yang dapat mempengaruhi besarnya komposisi gambar yang akan di hasilkan. Masyarakat awam mengenalnya dengan istilah zoom
Pemantik Potret
Tombol ini biasanya diletakkan di belakang lensa . beberapa kamera menyediakan mekanisme dengan pengaturan waktu yang digunakan untuk merubah ubah sesuatu yang merupakan bukaan shutter. Beberapa pengguna kamera beranggapan bahwa sebuah kamera selalu mempunyai shutter speed yang bisa dipakai.
Sebuah kamera mempunya mekanisme memutar film agar setiap bagian film dapat dipisahkan antar objek yang berlainan. Sebuah kamera juga mempunyai Range finder yang dapat menunjukkan apa saja yang sudah di potret. Namun semua itu tergantung kepada jenis kamera. Jika jenis kameranya adalah kamera poket biasanya tidak memiliki salah satu komponen di atas.

Berdasarkan ukuran, film dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu :
  • Small format (35 mm)
  • Medium format (100 – 120 mm)
  • Large format (lebih dari 120 mm)

Berdasarkan jenis bahan dan sensitivenya, film dapat dibedakan menjadi :
  • Film hitam putih
  • Film infra merah
  • Film warna
  • Film tungsten
  • Film negative
  • Film positif
  • Film daylight
Terdapat juga kamera Polaroid, yang langsung memberikan gambaran positif, sehingga pengguna tidak perlu melakukan proses cuci cetak film. Kamera digital, kamera seperti ini yang sekarang sering digunakan. Kamera jenis ini bekerja tanpa menggunakan sebuah film.
Keuntungan dari menggunakan kamera digital adalah pengguna tidak perlu membidik sebuah objek melalui jendela karena sudah menggunakan layar LCD yang terdapat di belakang layar LCD.

Berdasarkan mekanisme kerja, kamera terdiri dari :
Kamera Single Lens Reflect
Kamera ini memiliki cermin datar yang ada di belakang lensa. Sehingga apa pun objek yang dilihat oleh pemotret adalah apa yang di tangkap oleh film.
Kamera Instan
Memiliki mekanisme otomatik berdasarkan pengukur cahaya. Lebar diafragma dan kecepatan pemetik potret akan otomatis di atur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar